Piranti Interaktif
PIRANTI MASUKAN TEKSTUAL
Piranti masukan tekstual merupakan piranti masukan standar yang dijumpai pada semua computer yang lebih dikenal dengan keyboard.
1. Tata letak QWERTY
Tombol fungsi,
Tombol alfanumerik,
Tombol kontrol,
Tombol numerik.
Tidak efisien pada penggunaannya, 48% dari gerakan diantara kunci-kunci yg berurutan harus dilakukan dengan satu tangan. Selain itu 56% beban pengetikan di tangan kiri.
2. Tata letak DVORAK
Tata letak DVORAK menggunakan susunan papan ketik yang sama tetapi hurufnya disusun sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan disbanding tangan kiri. Selain itu tata letak DVORAK dirancang agar 70% dari ketukan jatuh pada home row, sehingga jari jemari yang harus mencapai huruf-huruf yang tidak berada pada posisi hom row mempunyai kerja yang lebih ringan, sehingga mengurangi kelelahan yang mungkin timbul karena pengetikan.
Tidak populer tetapi memiliki efisiensi lebih tinggi 10% – 15% dibanding tata letak QWERTY.
3. Tata letak Alfabetik
Tombol pada papan ketik tata letak alfabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun DVORAK , tetapi susunan hurufnya seperti pada urutan Alfabet. Papan ketik ini biasanya ditemukan pada mainan anak-anak.
4. Tata letak KLOCKENBERG
Papan ketik dengan tata letak ini selain dapat mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan juga beban otot pada bagian tangan yang lain dan bahu.
5. Papan Ketik Untuk Penyingkat Kata
Palantype merupakan salah satu jenis papan ketik dengan tata ketak chord keyboard. Memiliki tiga kelompok karakter, yaitu : konsonan awal sebuah kata terletak pada bagian kiri, kelompok vocal dibagian tengah, kelompok konsonan terakhir dari sebuah kata atau suku kata terletak disebelah kanan.
Contoh lain dari papan ketik penyingkat kata adalah papan ketik stenotype
6. Papan Tombol Numerik
Tata letak tombol numerik lebih efektif untuk memasukkan bilangan dengan jumlah yang besar, karena dapat dijangkau hanya dengan satu tangan.
7. Tombol Fungsi
Sebuah papan ketik pada sistem computer biasanya dilengkapi dengan tombol fungsi untuk alasan-alasan penggunaan yang praktis. Pada masing-masing tombol fungsi telah ditanam sebuah perintah yang apabila tombol tersebut ditekan maka perintah tersebutakan langsung dijalankan.
PIRANTI PENUDING & PENGAMBIL
Piranti interaktif yang digunakan untuk menunjuk atau menempatkan kursor di suatu posisi pada layar tampilan dan untuk mengambil item informasi yang akan dipindahkan ke tempat lain, Misalnya :
a. Tetikus (Mouse)
Merupakan salah satu peranti interaktif yang paling banyak digunakan. Mouse digunakan untuk menempatkan kursor pada posisi tertentu dilayar monitor, mengaktifkan menu pilihan bahkan unutk mengggambar.
b. Joystik
Merupakan piranti penuding tidak langsung. Gerakan kursor dikendalikan oleh gerakan tuas atau dengan tekanan pada tuas.
c. Trackball
Pada trackball tugas mengambil diberikan pada suatu tombol yang ada pada trackball tersebut, bola yang berputar berfungsi untuk menuding kursor
d. Digitizing Tablet
Merupakan piranti pengambil data dalam bentuk sederetan koordinat. Koordinat ini menunjukkan titik-titik pada meja digitasi yang dilewati oleh pena ketika pengguna menggerallannya pada meja digitasi. Peranti ini memiliki ketelitian yang cukup tinggi sehingga banyak digunakan untuk aplikasi dalam bidang computer aided design (CAD).
e. Pena Cahaya (Light Pen)Dapat digunakan sebagai piranti gambar / point-shoot device. Prinsip kerjanya adalah memantau selisih antara waktu saat electron mulai melakukan penyegaran dan waktu pada saat lokasi tempat pena berada dinyalakan. Koordinat layar yang ditunjuk oleh pena cahaya tersebut akan dilewatkan ke komputer melalui adapter grafik yang dipakai
.
f. Panel Sensitif Sentuh (Touch Sensitive Panel)
Piranti interaktif yang bekerja dengan cara mendeteksi ada tidaknya sentuhan tangan atau stylus langsung ke layar komputer. Panel ini bekerja dengan cara menginterupsi matriks berkas cahaya atau dengan mendeteksi adanya perubahan kapasitansi atau bahkan pantulan ultrasonik .
LAYAR TAMPILAN
Piranti yang selalu ada pada sistem komputer sebagai bentuk interaksi dengan pengguna adalah layar tampilan.
Bagian-bagian layar tampilan berwarna (color CRT)
1. Elektron Gun (tiga tembak elektron unt warna RGB)
2. Electron Beam (aliran elektron)
3. Kumparan pemfokus
4. Kumparan pembelok
5. Sambungan anoda
6. Pemisah aliran RGB yang merupakan bagian dari gambar yang ditampilkan
7. Lapisan forfor dgn zona RGB
8. Gambar lebih rinci dari bagian dalam layar yang dilapisi forfor
Prinsip kerja nya :
Dimulai dengan adanya aliran elektron yang dilepaskan oleh penembak elektro (electrin gun)
Aliran elektron difokuskan dan dibelokkan oleh medan listrik pada layar yang berlapiskan fosfor maka akan muncul pendaran pada titik kontek antara elektron dengan lapisan fosfor
Pengolah Tampilan (display processor atau video display adapter)
Monochrome Display Adapter (MDA)
Color Graphics Adapter (CGA)
Video Graphics Array (VGA)
Super Video Graphics Array (SVGA)
Layar tampilan dapat dikelompokkan menjadi 5 Type :
Direct-Drive Monochrome Monitor (biasanya digunakan unt adapter MDA atau EGA)
Composite Monochrome Monitor (digunakan bersama-sama dengan adapter dari jenis CGA)
Composite Color Monitor (menghasilkan teks dan grafik berwarna, digunakan bersama-sama dengan adapter dari jenis CGA)
Red-Green-Blue Monitor (memproses isyarat warna merah, hijau, biru secara terpisah)
Variable Frequency Monitor (memungkinkan untuk menggunakan adapter tampilan yang berbeda)
Sumber : http://fairuzelsaid.wordpress.com/2011/09/29/interaksi-manusia-dan-komputer-imk-piranti- interaktif/
Sumber : Modul 3 Interaksi Manusia & Komputer









Komentar
Posting Komentar